Senin, 27 Desember 2010

Pemrograman Berorientasi Obyek Dengan Class


Pemrograman Berorientasi Obyek Dengan Class
Pemrograman Berorientasi Objek sebenarnya bukanlah bahasa pemrograman baru, tetapi jalan baru untuk berpikir dan merancang aplikasi yang dapat membantu memecahkan persoalan mengenai pengembangan perangkat lunak. Pemrograman berorientasi objek disusun dan dipahami oleh ilmuwan yang memandang dunia sebagai populasi objek yang berinteraksi dengan yang lain. Prosedur yang digunakan dalam objek dipandang sebagai kepentingan kedua karena tergantung pada objek itu sendiri. Tentunya hal tersebut berbeda dengan pemrograman terstruktur. Pemrograman terstruktur mempunyai sifat pemisahan data dengan kode yang mengolahnya.
Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) adalah metode pemrograman yang
meniru cara kita memperlakukan sesuatu(benda). Ada tiga karakteristik bahasa
Pemrograman Berorientasi Objek, yaitu :
1.   Pengkapsulan (Encapsulation) : mengkombinasikan suatu struktur dengan
fungsi yang memanipulasinya untuk membentuk tipe data baru yaitu kelas (class). 
2.  Pewarisan (Inheritance) : mendefinisikan suatu kelas dan kemudian
menggunakannya untuk membangun hirarki kelas turunan, yang mana
masing-masing turunan mewarisi semua akses kode maupun data kelas
dasarnya.

3.    Polimorphisme (Polymorphism) : memberikan satu aksi untuk satu nama
yang dipakai bersama pada satu hirarki kelas, yang mana masing-masing
kelas hirarki menerapkan cara yang sesuai dengan dirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar